Pendahuluan


Gara-gara membahas mengenai 7 Habits - Put First Thing First , akhirnya ikut membaca mengenai kebiasaan efektif ke 4 , yaitu :

Think Win Win

Kalau di kebiasaan Put First Thing First ini secara harfiah artinya Letakkan yang paling penting di posisi pertama,

maka di kebiasaan Think Win Win ini artinya yaa.. berfikir Menang untuk semua - Win Win Solutions.

Tapi ini sebenarnya lebih luas dari Win Win Solutions yang mungkin hanya berfikir menang semua pada saat ada masalah saja.

Sementara kalau Think Win Win, ada porsi berfikir Menang semua pada saat tidak ada masalah juga…

Hmm.. Tapi apakah mungkin ?

Coba kita cuil cuil sedikit.


Apa yang didobrak oleh pemikiran ini ?


Kebanyakan kita dibesarkan dengan semangat kompetisi dan persaingan yang tinggi.

Sehingga yang terjadi adalah keinginan untuk bersaing dan melakukan komparasi dengan orang lain.

Sehingga biasa nya yang terjadi adalah kita merasa bahwa kalau kita berhasil, maka yang lain harus gagal.

Kalau yang lain berhasil, maka kita gagal.

Kita berfikiran kalau sumberdaya dan sesuatu itu terbatas.

Jadi kita biasanya bersikap bahwa banyak yang harus di sembunyikan agar kita bisa menang, agar bisa mendapatkan sumberdaya yang terbatas tersebut.

Karena kalau orang lain mendapatkan sesuatu, maka porsi kita untuk mendapatkannya menjadi terbatas dan lebih kecil.

Atau kalau orang lain mendapatkan sesuatu, maka saya juga harus mendapatkannya.

Kita cenderung berfikir Menang - Kalah.

Yang memang setiap hari kita akan mengalaminya, di kehidupan sosial, kerjaan, dan juga pergaulan.

Tidak semua nya bisa didapatkan dengan mudah dan dengan cuma-cuma.

Dan bisa saja kita merasa bahwa ketika ada yang di sekitar kita yang tidak sejalan adalah musuh dan lawan yang mesti dikalahkan.


Lalu bagaimana dengan berpikir Win Win diatas ?


Kebiasaan Think Win Win sebenarnya berada di level yang lebih tinggi dari apa yang selama ini kita pahami.

Kebiasaan yang menunjukkan kita sebagai manusia yang berpikir dan beretika/beradab.

Manusia yang dikarunia Tuhan akal yang bisa berpikir kreatif untuk mencari solusi komunal dalam kelompok.

Berpikir Win-Win membutuhkan kemampuan berpikir dan empati yang cukup agar bisa membentuk peradaban yang lebih baik.

Efektifitas dari Think Win Win ini bukan hanya untuk kepentingan sesaat saja, tapi efektifitas dalam jangka waktu panjang.

Efektifitas dari pertemanan, empati, dan juga trust relationship karena Think Win Win tersebut.

Hal yang sama yang kita temui juga di norma-norma di masyarakat, seperti norma agama, adat, dan sosial.

Seperti kata penulis buku diatas :

“In the long run, if it isn’t a win for both of us, we both lose. That’s why win-win is the only real alternative in interdependent realities”

  • R. Stephen Covey

Terjemahan bebas

“Dalam jangka panjang, jika sesuatu itu bukanlah kemenangan kita bersama, maka sebenarnya kita berdua sebenarnya sama-sama kalah. Karena berpikir Win-win itu merupakan alternatif yang perlu di dunia yang saling tergantung seperti sekarang ini.

  • R. Stephen Covey

Apa yang bukan berpikir Win-Win ?


Banyak orang akan mengira bahwa Think Win Win Ini maksudnya adalah :

  • Bersikap manis dan baik.
  • Mengiyakan semua permintaan orang.
  • Menyelesaikan semua persoalan dengan cara yang pintas, asalkan semua pihak senang.

Ohh.. tentu saja tidak saudara-saudara.

Think Win Win membutuhkan proses berpikir, kemampuan komunikasi dan kedewasaan dalam berkolaborasi.

Semangatnya adalah semange kolaborasi.

Kesepakatan atau solusi seharusnya bermanfaat dan memuaskan. Dan bisa saja ada pihak yang berkurang porsinya, tetapi lebih bermanfaat dari usulan sebelumnya.

Didalam berpikir, argumentasi dan logika yang dikedepankan agar mencapai solusi win-win.

Didalam komunikasi, ada empati, keberanian, kedewasaan dan kepercayaan diri dalam menyampaikan sesuatu untuk saling di kolaborasikan.

Dan itu artinya tidak mesti selalu bersikap manis dan baik, mengiyakan semua permintaan orang, dan pakai jalan pintas.

Didalam berpikir Win Win, maka kita bisa bersikap keras sekaligus manis dan baik.

Didalam berpikir Win Win, maka kita juga mesti berani walaupun dibarengi oleh pertimbangan.


3 karakter penting untuk Think Win Win


Ada 3 karakter penting untuk berpandangan Think Win Win diatas, yaitu :

  • Integritas, yaitu prinsip diri dikaitkan dengan perasaan, nilai, dan komitmen.
  • Kedewasaan, yaitu kemampuan untuk mengungkapkan ide dan perasaan dengan penuh pertimbangan dan keberanian.
  • Mentalitas Berkelebihan, yaitu mentalitas yang percaya bahwa akan cukup banyak sumberdaya sesuatu untuk semua orang.